Sunday, October 11, 2015

IT Blue Print

Apa itu IT Blue Print? Yang saya tahu dari sewaktu kecil kalau blue print itu rancangan atau rencana kerja, istilah yang sering digunakan dalam dunia arsitektur bahwa seorang arsitek akan membuat rancangan/rencana/ide/gambaran dari apa yang akan dibangun, apa saja yang akan dibuat dalam 1 bangunan itu, berapa ukurannya, bagaimana tata letaknya, dan lain-lain

Dari referensi Wikipedia, Blue Print itu..

"Cetak biru (Inggrisblueprint) adalah kerangka kerja terperinci (arsitektur) sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta langkah-langkah atau implementasi yang harus dilaksanakan oleh setiap unit di lingkungan kerja."

Jadi apa dengan begitu IT Blue Print itu adalah rancangan/rencana IT secara menyeluruh? Atau flow pengembangan sistem yang kita kenal SDLC itu adalah IT Blue Print?

Dari referensi yang saya dapat dari Pak Bambang Suhartono dalam blog pribadinya : https://bambangsuhartono.wordpress.com/2013/09/26/mengapa-it-blue-print-dibutuhkan/, beliau mendefinisikan IT Blue Print itu..


"IT Blue Print  (Cetak biru IT) pada intinya berisi rencana strategis perusahaan dalam mengimplementasikan dan membangun sistem informasi di Perusahaan. Di dalamnya berisi pedoman kebutuhan sistem informasi seperti apa yang diperlukan perusahaan.
Yang perlu menjadi catatan penting adalah bahwa IT Blue Print merupakan turunan dari Business Plan perusahaan dimana masing-masing perusahaan umumnya mempunyai rencana strategis (umumnya dibuat masa 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun). Teknologi informasi diimplementasikan sebagai tool untuk membantu perusahaan dalam mencapai visi dan misinya. Karena itu, tanpa ada visi dan misi yang jelas dari perusahaan, IT Blue Print juga tidak bisa dibangun."
Pertanyaan selanjutnya bagaimana cara membuat IT Blue Print? Apa saja yang harus diperhatikan untuk membuat IT Blue Print? Tetap dari referensi yang sama, saya kutip dari blog Pak Bambang Suhartono..
"Karena IT Blue Print harus mengacu pada Business Plan perusahaan, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami visi-misi perusahaan, target dan tujuan yang akan dicapai perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Dari situ kita bisa melakukan breakdown secara lebih detil kebutuhan informasi bisnis seperti apa yang dibutuhkan.
Kebutuhan informasi itu misalnya: “Informasi real time tentang kondisi keuangan, profil pelanggan, efektifitas marketing channel, produktifitas setiap pekerja, produktifitas mesin, inventory, profitabilitas setiap produk”, dan berbagai informasi spesifik lain yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Dari berbagai kebutuhan informasi bisnis inilah yang kemudian diterjemahkan menjadi kebutuhan sistem dan teknologi seperti apa yang harus diimplementasikan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Biasanya, kebutuhan sistem dan teknologi informasi ini pada saat implementasi diterjemahkan secara teknis menjadi kebutuhan aplikasi perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) . Dalam proses ini juga menjabarkan bagaimana perusahaan mengelola berbagai sumber daya yang ada mulai dari aspek organisasi, personel, maupun perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang akan diimplementasikan.
Bagian akhir dari IT Blue Print adalah apa yang disebut sebagai manajemen proyek yang harus diimplementasikan perusahaan. Pada bagian ini dipetakan proyek IT apa yang menjadi skala prioritas perusahaan dibandingkan dengan proyek yang lain. Manajemen proyek juga mengatur kalender impelementasi setiap proyek hingga kurun waktu tertentu, misalnya dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Hal ini akan sangat berguna bagi perusahaan dalam mengatur sumber daya mulai dari keuangan, SDM, dan berbagai sumber daya lain yang terkait."

Pada referensi-referensi lainnya, IT Blue Print itu suatu alat perencanaan atau dokumen-dokumen yang dimiliki organisasi/dept/div IT sebagai panduan untuk menentukan prioritas, budgeting, perencanaan dan manajemen sumber daya manusia dan strategi IT lainnya (Margaret Rouse - whatis.com)